Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bogor Archives

Menelisik Sejarah Masjid Noer Al Atas Bogor: Warisan Islam di Tatar Sunda

Masjid Noer Al Atas di Kampung Arab Empang, Bogor, bukan sekadar tempat ibadah. Didirikan oleh Habib Abdullah bin Mukhsin Alatas pada abad ke-19, masjid ini menjadi saksi bisu penyebaran Islam di Tatar Sunda dan pusat dakwah yang masih aktif hingga kini. Terletak di kawasan Kampung Arab Empang, Bogor, Masjid Noer Al Atas merupakan salah satu masjid tertua yang menyimpan sejarah panjang penyebaran Islam di Tatar Sunda. Didirikan pada abad ke-19 oleh Habib Abdullah bin Mukhsin Alatas, seorang ulama keturunan ke-36 dari Nabi Muhammad SAW, masjid ini menjadi pusat dakwah dan pendidikan Islam yang berpengaruh di wilayah tersebut.   Habib Abdullah bin Mukhsin Alatas berasal dari Hadramaut, Yaman, dan dikenal sebagai waliyullah yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Indonesia. Kedatangannya ke Bogor membawa pengaruh besar dalam perkembangan Islam, terutama melalui pembangunan Masjid Noer Al Atas yang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat setempat.   Ma...

Lele Laila: Kisah di Balik Layar Perfilman Indonesia

Gambar
 Lele Laila adalah penulis skenario yang membangun kariernya melalui cerita-cerita dengan beragam pendekatan, mulai dari drama pendek hingga film panjang yang menyentuh ranah horor, relasi sosial, dan pengalaman emosional manusia. Konsistensinya terlihat dari cara ia merangkai kisah, tak hanya untuk menakuti, tapi juga untuk mengajak penonton memahami sisi-sisi tersembunyi dari kehidupan. Sumber: KapanLagi.com Lahir pada 8 April 1991 di Bogor, Jawa Barat, Lele Laila tumbuh dengan ketertarikan pada dunia menulis sejak usia muda. Ketertarikan itu muncul dari kegemarannya membaca cerita horor dan kisah-kisah misteri yang ia temukan di majalah atau buku cerita anak-anak. Ia tumbuh dengan rasa ingin tahu tinggi terhadap hal-hal yang tidak biasa, yang kelak menjadi ciri khas dalam karya-karyanya. Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Indonesia dengan jurusan Kriminologi. Setelahnya, ia juga mengambil studi Administrasi Bisnis di Institut Teknologi Bandung. Latar belakang akad...

Gisela Swaragita: Jurnalis Pop-Budaya dan Suara Perempuan yang Menginspirasi

Gambar
Di tengah lanskap jurnalisme Indonesia yang terus berkembang, nama Gisela Swaragita menonjol sebagai suara segar yang menggabungkan kecintaan pada budaya pop, musik, dan isu sosial. Sebagai jurnalis multibahasa yang menulis untuk berbagai media nasional dan internasional, Gisela tidak hanya melaporkan peristiwa, tetapi juga menghidupkan narasi dengan sentuhan personal dan musikal. Sumber: SoundCloud Awal Karier dan Latar Belakang Gisela Swaragita lahir dan besar di Yogyakarta, kota yang dikenal dengan kekayaan budaya dan seninya. Sejak muda, ia telah menunjukkan minat besar terhadap dunia tulis-menulis dan musik. Setelah menyelesaikan pendidikan, Gisela memulai karier jurnalistiknya dengan menulis untuk publikasi seperti The Jakarta Post , Tirto.id , dan Volix . Dengan kemampuan menulis multibahasa dan pendekatan yang personal, Gisela cepat dikenal sebagai jurnalis muda yang membawa perspektif segar, terutama di bidang budaya pop. Fokus pada Budaya Pop dan Musik Sebagai j...

Mengapa Istana Kepresidenan Ada di Bogor? Menelusuri Sejarah dan Fungsinya

Gambar
Banyak orang bertanya, mengapa Istana Kepresidenan Indonesia tidak hanya berada di Jakarta, melainkan juga di Bogor? Apa alasan kota hujan ini dipilih sebagai salah satu pusat penting kegiatan presiden? Artikel ini akan mengupas sejarah, alasan geografis, hingga fungsionalitas di balik keberadaan Istana Kepresidenan di Bogor. Sumber: Wikipedia Sejarah Awal: Dari Buitenzorg ke Istana Bogor Istana Kepresidenan Bogor memiliki sejarah panjang yang berakar sejak masa kolonial Belanda. Bangunan ini awalnya bukan dibangun sebagai istana negara, melainkan sebagai rumah peristirahatan untuk para Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Pada tahun 1745, Gubernur Jenderal Gustaaf Willem van Imhoff memerintahkan pembangunan rumah peristirahatan ini dan menamainya Buitenzorg , yang dalam bahasa Belanda berarti “tanpa kekhawatiran”. Van Imhoff memilih Bogor karena lokasinya yang sejuk, nyaman, dan tidak terlalu jauh dari Batavia (Jakarta). Di masa itu, Bogor dikenal sebagai tempat pelarian dari panas da...

Dian Suci dan Ayurika: Dua Seniman Perempuan Bogor dalam Pameran Nonalog

Gambar
Dunia seni rupa Indonesia semakin berkembang dengan hadirnya para perupa perempuan yang menampilkan karya-karya inovatif dan penuh makna. Salah satu ajang yang menyoroti peran seniman perempuan adalah Pameran Nonalog, yang menghadirkan sembilan perupa perempuan Indonesia dengan beragam eksplorasi artistik. Dua di antaranya adalah Dian Suci dan Ayurika, seniman asal Bogor yang turut serta dalam pameran ini. Keduanya dikenal dengan karya-karya unik yang tidak hanya estetis tetapi juga menyuarakan isu sosial dan budaya. sumber: Instagram @ultramanminmun Dian Suci: Eksplorasi Emosi dalam Karya Visual Dian Suci adalah salah satu seniman perempuan asal Bogor yang dikenal dengan eksplorasi emosi dan pengalaman personal dalam karyanya. Melalui medium lukisan dan instalasi, Dian menciptakan narasi visual yang menggugah perasaan dan memancing refleksi mendalam bagi para penikmat seni. Dalam Pameran Nonalog, Dian menghadirkan karya yang mencerminkan perjalanannya dalam memahami identitas dan per...

Suwarsih Djojopuspito: Sastrawan Perempuan Bogor yang Jarang Diketahui

Gambar
Sumber: Herald Jabar Sastra Indonesia memiliki banyak tokoh yang berkontribusi besar dalam membangun identitas sastra nasional. Namun, di antara nama-nama besar seperti Pramoedya Ananta Toer dan Chairil Anwar, ada sosok Suwarsih Djojopuspito , seorang sastrawan perempuan asal Bogor yang kiprahnya sering terlupakan. Padahal, karyanya berani mengangkat isu sosial dan perjuangan perempuan dalam masyarakat kolonial. Suwarsih Djojopuspito lahir pada 21 April 1912 di Cibatok, Bogor . Ia tumbuh dalam lingkungan yang cukup progresif untuk zamannya, di mana pendidikan dianggap penting bagi perempuan. Suwarsih mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) , sebuah sekolah yang saat itu diperuntukkan bagi pribumi, tetapi dengan sistem pendidikan ala Belanda. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, ia melanjutkan ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) dan kemudian ke Hoogere Kweekschool (HKS) , yang merupakan sekolah guru. Pendidikan ini tidak hanya mem...

Suara Perempuan di Panggung Musik: Band-Band Asal Bogor dengan Vokalis Perempuan

Gambar
Hari Musik Nasional diperingati di Indonesia setiap tanggal 9 Maret, ditetapkan sejak tahun 2013 melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2013. Walaupun tanggal ini bukan merupakan hari libur, peringatannya menjadi bentuk apresiasi terhadap perkembangan musik Indonesia. Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jakarta pada 9 Maret 2013. Menariknya, Hari Musik Nasional jatuh pada tanggal yang sama dengan Hari Perempuan Nasional. Hari Perempuan Internasional menyoroti peran penting perempuan dalam berbagai bidang, termasuk seni dan musik. Keduanya mencerminkan pentingnya kontribusi individu-individu yang berperan dalam memperkaya budaya dan masyarakat, baik melalui seni musik maupun perjuangan kesetaraan gender. Starrducc (Sumber: The Jakarta Pride) Band Bogor pertama dengan vokalis perempuan adalah Starducc. Lagu-lagu mereka memiliki ciri khas dalam pilihan kata-kata yang sederhana, terjalin harmonis dengan harmoni musik yang juga...